Tanggal : 2013-02-14 | Waktu : 21:16:20

SEJARAH SINGKAT FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM

UIN SUMATERA UTARA

 

Keberadaan Fakultas Syari’ah IAIN Sumatera Utara mempunyai akar sejarah yang panjang. Belum adanya lembaga pendidikan tinggi Islam ketika itu yang mengasuh pendidikan ilmu hukum Islam atau syari’ah ditambah dengan banyaknya lulusan madrasah yang membutuhkan saluran pendidikan lanjutan menjadi alasan yang kuat untuk pendirian Fakultas Syari’ah.  Melalui Yayasan Zainul Arifin yang beralamat di jalan Meranti No. 1 didirikanlah Fakultas Syari’ah yang kemudian dimohonkan untuk penegriannya kepada Menteri Agama. Permohonan tersebut kemudian disetujui dengan kebijakan menyatukan panitia penegrian Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syari’ah. 

Pada tanggal 12 Oktober  1968 merupakan hari bersejarah di mana Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syari’ah Ar-Raniry Cabang Medan didirikan. Namun, dalam perkembangan selanjutnya keberadaan kedua fakultas tersebut sebagai Fakultas cabang dianggap tidak lagi efektif baik secara pendidikan, pengajaran, maupun administratifnya. Dengan dukungan Pemerintah Daerah Sumatera Utara, Pemerintah Daerah Kota Medan, para ulama dan tokoh masyarakat serta sokongan penuh Rektor IAIN Imam Bonjol dan Rektor IAIN Ar-Raniry maka akhirnya IAIN Sumatera Utara resmi didirikan oleh Menteri Agama, Prof. Dr. H. A. Mukti Ali, tepat pada tanggal 19 November 1973 bertepatan dengan 14 Syawal 1393 H. Sejak saat itu maka Fakultas Syari’ah IAIN Ar-Raniry Cabanag Medan berubah status menjadi Fakultas Syari’ah IAIN Sumatera Utara.    

Dalam Perkembangannya saat ini Fakultas Syari’ah telah memiliki 4 (empat) jurusan yaitu; Jurusan Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah, Jurusan Perbandingan Mazhab, Jurusan Hukum Ekonomi Syari’ah (Mu’amalah), dan Jurusan Hukum Tata Negara (Siyasah).

Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya pada tanggal 17 Oktober 2014, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara berobah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 131 Tahun 2014 tentang Perubahan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara berobah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan. Selanjutnya berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 55 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kelola UIN Sumatera Utara Fakultas Syariah berubah nama menjadi Fakultas Syariah dan Hukum UIN SUmatera Utara.

Fakultas Syariah dan Hukum selanjutnya mengelola Jurusan Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah, Jurusan Perbandingan Mazhab, Jurusan Hukum Ekonomi Syari’ah (Mu’amalah), dan Jurusan Hukum Tata Negara (Siyasah). Belakangan berdasarkan Keputusan Dirjen Diktis Nomor 1267 tahun 2015 diizinkan menyelenggarakan program studi Hukum Pidana Islam (JInayah). Dengan demikian saat ini Fakultas Syariah dan Hukum UIN SU mengelola 5 (lima) program studi.